KEPEDULIAN BAZNAS KEPADA WARGA KURANG MAMPU MENDAPAT APRESIASI BANYAK PIHAK


      Apresiasi mendalam dan mengharukan terlontar dari pendenga
      “Baznas semoga makin jaya dan orang-orangnya kelak masuk surga. Saya tahu orang BAZNAS baik-baik, begitu juga dengan Bapak Dewan dari Komisi D,” kata penelpon atas nama Arifin, warga Desa Mojo, Kecamatan Padang Kab. Lumajang, di sela-sela dialog interaktif pagi itu.
      Ia mengatakan, selama ini belum ada bantuan dari pihak manapun, meski mengetahui dirinya sakit Ginjal. Namun setelah ia menyampaikan keluhan kepada BAZNAS via telpon di program Panorama Pagi Radio Semeru FM beberapa bulan yang lalu, bantuan dari Baznas terus mengalir hingga saat ini. “Saya sakit ginjal, sekarang setiap bulannya yang membiayai pengobatan saya ke rumah sakit dari Baznas. Makanya saya berterimakasih sekali kepada Baznas, kepada Radio Semeru FM dan Bapak Dewan,” imbuhnya.
      Mendengar hal tersebut, Ketua Komisi D DPRD Lumajang Supratman, SH., mengatakan, Baznas sudah melakukan berbagai hal untuk membantu pemerintah dan masyatakat dalam menyelesaikan persoalan sosial dan ekonomi. Ia mengapresiasi setiap program yang dilaksanakan Baznas, seperti gerakan penanganan warga kurang mampu yang belum bisa ditangani sepenuhnya oleh pemerintah daerah.
      Dewan akan mendukung setiap program Baznas yang menyentuh masyarakat. “Ayo saya mengajak kepada para dermawan untuk sama-sama menyalurkan zakatnya ke Baznas. Berbagai program yang selama ini tidak bisa dilakukan pemerintah, Baznaslah yang melakukannya. Untuk itu kepedulian kita sebagai muzaki sangat ditunggu oleh Baznas Lumajang,” ajak politisi dari PDI Perjuangan Lumajang tersebut.
      Pada kesempatan itu, Ketua Baznas Lumajang H. Atok Hasan Sanusi, S.Sos., menyampaikan sejumlah program Baznas telah dilaksanakan dalam berbagai aspek. “Seperti program bedah rumah, pemberian beasiswa tingkatan SD dan SMP serta bantuan untuk usaha kecil bagi keluarga kurang mampu, ” jelasnya, ketika menjadi narasumber di program Panorama Pagi Radio Semeru FM dengan tema Program BAZNAS di Massa New Normal Pengumpulan dan Pendistribusian. Tentu saja, bantuan Baznas juga diberikan kepada warga tidak mampu dan warga yang sakit seperti Arifin.
r Radio Semeru FM, setelah mendengar narasumber yang hadir di program Panorama Pagi Radio Semeru FM pada Rabu (29/7) pagi, dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Komisi D DPRD Lumajang.

PENGUMPULAN ZIS DI MASSA COVID MENINGKAT
      Pengumpulan zakat, infaq, dan sodakoh (ZIS) di Baznas Lumajang justru mengalami peningkatan di tengah pandemi virus corona (Covid-19). Bahkan peningkatannya mencapai 30%. Menurut Atok Hasan Sanusi, kenaikan itu terjadi pada bulan April, Mei, dan Juni 2020. “Jika sebelum pandemi tiap bulan mendapat Rp 400 juta, selama pandemi ini kita cenderung ada kenaikan,” ungkapnya.
      Ia menyebut, di Bulan Ramadan tepatnya pada bulan Mei 2020, ZIS yang terkumpul di Baznas Lumajang mencapai Rp 600 juta lebih. “Ada kenaikan signifikan. Pada April 2020 kita dapat Rp 500 jutaan,” ujarnya. Sedangkan pada semester pertama di tahun 2020, total ZIS yang diterima oleh  Baznas mencapai Rp 3 miliar lebih.
      Selama pandemi, dana ZIS yang terkumpul paling banyak dikhususkan untuk penanganan Covid-19. “Bukan hanya di sektor kesehatan, kita juga salurkan untuk pemulihan ekonomi. Karena banyak masyarakat kecil yang terdampak, sehingga kita bantu dalam bentuk beras. Untuk kesehatan kita bantu APD, penyemprotan disinfektan, obat, dan lainnya,” jelasnya.
      Atok mengaku tetap optimistis, meskipun ada pandemi, perolehan ZIS pada tahun ini akan sesuai dengan target yang telah dipasang. “Kita tetap optimis targetnya itu bisa kita penuhi. Cuma nanti kita selalu koordinasi dengan pemerintah daerah,” imbuhnya.
      Hal senada juga disampaikan H. Karmad dari Bidang Administrasi, Sumber Daya Manusia (SDM) dan Umum Baznas Lumajang. Kalau dilihat dari sisi jumlah Aparatus Sipil Negara (ASN), jumlah pegawai di Lumajang ada penurunan. Namun pada sisi muzaki jumlahnya ada peningkatan. “Jika dulu ASN yang diwajibkan zakat hanya eselon II, III dan IV, untuk saat ini yang gajinya di atas 3 juta juga masuk sebagai muzaki. Keputusan ini dari pemerintah daerah dan itu yang membuat perolehan zakat meningkat,” jelasnya.

SATU RUMAH SATU SARJANA
      Dalam waktu dekat Baznas akan menjalankan program beasiswa Satu Rumah Satu Sarjana (SRSS). Menurut H. Karmad, Baznas mengutamakan pembagian zakat untuk mencerdaskan bangsa karena kesejahteraan dimulai dari pendidikan. “Adanya beasiswa dari Baznas ini, merupakan bantuan program SRSS untuk mewujudkan setiap KK di Lumajang memiliki sarjana,” ujarnya.
      Program ini diharapkan dapat membawa manfaat dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Lumajang, seiring dengan semakin baiknya tingkat pendidikan. Dalam program ini, Baznas akan membiayai mulai dari awal kuliah hingga selesai. “Kita akan terus memberikan pengawalan sampai mahasiswa tersebut wisuda,” imbuhnya.
      Untuk tahun 2019 lalu, mahasiswa yang sudah dibantu dalam program SRSS sudah ada 10 anak. Untuk tahun 2020, ada kuota 20 anak yang akan dijaring ikut program Baznas itu. “Mudah-mudahan pendengar Radio Semeru FM yang memonitor acara ini bisa segera mendaftar, karena ini untuk keluarga yang tidak mampu, sebagai wujud kepedulian kami dalam meningkatkan derajat keluarga yang kurang mampu,” pungkasnya.
      Sementara itu Supratman menjelaskan, langkah Baznas dengan program SRSS perlu didukung oleh semua pihak. Di sisi lain Baznas diharapkan bisa meningkatkan giat publikasi. Ia menilai, publikasi sangat perlu dilakukan untuk mengetuk hati masyarakat lainnya. “Meski sekedar berkomentar setelah melihat hasil publikasi, itu sudah masuk dalam wujut kepedulian. Maka kami berharap publikasi di Baznas ke depan lebih dioptimalkan lagi,” harapnya.

BAZNAS BAGIKAN MODAL USAHA UNTUK WARGA KURANG MAMPU
      Baznas Lumajang selaku badan zakat yang memiliki tugas dan fungsi menghimpun dan menyalurkan zakat, infaq, dan sedekah, berupaya tetap berjuang secara optimal menjalankan amanah umat di tengah kondisi pendemi Covid-19 yang belum reda. Menurut Atok, pihaknya sudah membantu masyarakat yang terdampak, seperti mustahik, khususnya keluarga miskin, pekerja informal, dan kelompok rentan yang sangat terdampak perekonomiannya karena wabah Covid-19.
      “Baznas sudah melakukan berbagai aksi dan kegiatan untuk membantu masyarakat yang terdampak krisis Covid-19. Kami terus memonitor untuk memastikan bantuan yang dibutuhkan oleh masyarakat dapat terakomodir dengan baik,” ujar Atok. Selain itu dalam upaya mendukung langkah pemerintah, Baznas Lumajang juga merangkul jajaran samping lainnya.

      Ia menyampaikan apresiasinya kepada para muzaki dan seluruh donatur yang tergerak untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah maupun barang dalam upaya meringankan beban masyarakat kurang mampu. Atas bantuan tersebut pulalah, Baznas bisa menyalurkan bantuan dalam bentuk modal usaha kepada beberapa keluarga kurang mampu agar dana tersebut bisa diputar untuk keberlangsungan hidupnya.       “Kami sengaja tidak memberinya uang secara rutin, tapi dengan memberinya modal. Kami berharap modal tersebut bisa dikembangkan dan bermanfaat hasilnya untuk keluarganya. Langkah tersebut kami nilai lebih baik dari pada memberinya uang secara rutin,” pungkasnya.
      Dalam talkshow yang dipandu oleh Hariyanto, S.Pd., cukup banyak respons dari para pendengar dan juga fans Radio Semeru FM yang disampaikan baik melalui telpon, WA maupun facebook, salah satunya seperti yang disampaikan oleh pendengar dengan akun facebook atas nama Putry Icha asal Kunir. (YONI)


Posting Komentar

0 Komentar