T-BOYS MENYATUKAN TIGA KARAKTER


     T-Boys, jika kita melihat label ini seolah kita akan menyaksikan group Korean Pop (K-Pop), apalagi di covernya terpampang gambar 3 cowok ganteng dan kece. Tapi jangan salah dulu, ini adalah kelompok 3  anak muda asal Lumajang dengan berbagai latar belakang. Kemunculannya pun tiba-tiba menyeruak di tengah pandemi corona.
     Seolah ingin mengalihkan perhatian dari nestapa derita menghadapi corona, tiga cowok ganteng ini menawarkan  sebuah hiburan kepada netizen muda. Awal kemunculan T-Boys ini ternyata langsung banyak digandrungi oleh muda-mudi yang kemudian ramai-ramai nonton di chanel YouTube milik penggagasnya yakni Firly Hermansyah. Hingga kini sudah ada ribuan netizen yang menonton chanel ini.
     Tidak diragukan lagi, tiga cowok yang tergabung dalam T-Boys ini punya semangat tinggi ingin menunjukkan ke dunia luar bahwa Lumajang juga punya group vocal dengan warna yang berbeda. Mereka memiliki karakter suara yang berbeda tetapi menjadi harmoni ketika disatukan. Awalnya memang kesulitan menyatukan karakter suara yang berbeda ini, namun seiring berjalannya waktu, mereka pun bisa melepas ego masing-masing dan lahirlah T-Boys yang turut meramaikan belantika musik di Lumajang.
     Awal mula terbentuknya T-Boys dan semua kiprahnya dikupas di program acara Bincang Bincang Santuy (BBS)  Semeru FM pada hari Kamis (16/04) malam. Acara yang dipandu Nuris Hamzah dan Ferry Sinaro ini mendapat respon banyak dari pendengar radio dan pemirsa live facebook Semeru FM, baik dari dalam kota maupun luar kota,  bahkan juga tidak sedikit komentar dari luar negeri.



DIGAGAS FIRLY HERMANSYAH

     Sebutlah nama Firly Hermansyah. Pemuda berusia 26 tahun asal Desa Bago, Kecamatan Pasirian,  ini adalah sang penggagas kelompok T-Boys. Firly anak ‘Papa” yang pendiam ini awalnya mengaku iseng menghubungi 2 orang cowok melalui WA. Kedua cowok yang dihubungi  adalah Rindang Zulfikar Syamlan dan Achmad Kholis Ridho. Firly mengajak kedua cowok ini berkolaborasi menyanyikan lagu yang nantinya akan diupload di YouTube miliknya. ”Alhamdulillah keduanya memberi respons baik dan kami sepakat bertemu untuk membicarakan rencana itu,” ujar Firly.
     Meski banyak penyanyi Lumajang yang ngetop, Firly mengaku menjatuhkan pilihan kepada kedua cowok tersebut karena ia tertarik dengan aksi mereka saat menyanyi. Dimata Firly, Achmad Kholis Ridho yang lebih condong ke dangdut dan arabian adalah cowok pendatang baru yang punya talenta dan punya potensi. Sementara Rindang sudah tidak diragukan lagi karena Firly sudah mengenalnya sejak lama.
     Karena serba dadakan,  maka saat bertemu mereka bertiga tidak kepikiran nama group sama sekali sehingga Firly kemudian menggagas nama T-Boys, yang bisa berarti Three Boys (Tiga Cowok), atau suatu saat bila berkembang dan muncul anggota baru bisa menjadi Team Boys. Kalau dipendekkan tetap T-Boys. “Semula saya mau memasang nama kearab-araban, namun dengan beberapa pertimbangan akhirnya teman-teman setuju memakai nama T-Boys,” jelas Firly.
     Firly yang sebelumnya banyak mencover lagu-lagu di chanel YouTubenya pernah punya album cover etnis dengan judul Awang-awang. Selama darurat corona ini, Firly terpaksa harus pulang kampung ke Pasirian untuk menetralkan kekhawatiran papanya. “Saat di Lumajang Papa selalu telpon dan menasehati agar aku tidak kemana-mana,” ujarnya.
     Setelah ‘bertapa’ di kampunya, Firly merasa ada yang kurang karena semua job harus tercancel akibat corona. Firly kemudian ingin membuat cover lagu lagi, namun kali ini dia tidak mau sendiri. Dia ingin melakukan sesuatu yang beda sehingga muncullah ide mengumpulkan dua orang temannya itu.
Firly Hermansyah

MONDOK DI PESANTREN

     Firly mengaku suka menyanyi sejak kecil. Bahkan sejak SD Firly sering disuruh menyanyi oleh gurunya terutama saat acara perpisahan kelas 6. ”Saya ingat pernah menyanyi lagu Ya Thoybah dari albumnya Sulis yang bertajuk Cinta Rosul 1,” kenangnya. Selepas dari Sekolah Dasar, Firly harus menahan kesukaanya menyanyi karena harus masuk pondok pesantren,  dan di Ponpes inilah Firly menyelesaikan sekolahnya mulai SMP hingga SMA.
     “Untuk mengasah bakat, di Ponpes saya paling banter ikut Albanjari ,” ungkap Firly yang mengaku lebih cenderung bergenre dangdut. Ia mengaku bisa menyanyi dengan genre apapun namun ketika menyanyi lagu pop, cengkok dangdutnya masih sering muncul.
     Dengan kemunculannya melalui T-Boys bersama kedua temannya ini, Firly berharap bisa mengharumkan nama Lumajang agar dikenal lebih luas dengan karya terbaik anak muda. “Tentu support dari masyarakat Lumajang sangat kami harapkan, tonton YouTube kami agar kami lebih bersemangat dalam berkarya,” pungkasnya.

Bio Data Firly
Nama Panggung   : Firly Hermansyah
Tetala                      Lumajang, 04 juni 1994
Alamat lengkap     : Bago Pasirian Lumajang
Pendidikan            : S1 MANAGEMET STIE WIDYAGAMA LUMAJANG
Hobby                    : Menyanyi, Traveling
Nama Ayah            : H.Nur Rohman
Nama Ibu               : Alm Hj.Nur Aini

RINDANG SI "KAKAK SULUNG"
   
     Rindang Zulfikar Syamlan, begitulah nama lengkap personil ‘sulung’ T-Boys ini.  Rindang dipanggil kakak karena usianya paling tua di antara personil T-Boys. Pemuda usia 30 tahun ini dulunya adalah seorang News Anchor (pembawa acara berita) dan penyiar televisi  di stasiun televeisi yang ada di Jember. “Waktu itu saya masih kuliah, saya presenting TV bersama dengana Candra Jamil dan Jeng Leny yang saat ini berkarir di Surabaya,” ujar Rindang.
     Awal bergabung dengan T-Boys,  Rindang mengaku ingin menghadapi sebuah tantangan mengingat personil T-Boys yang ditawarkan Firly adalah orang-orang yang memiliki karakter vocal yang berbeda dan dari genre yang bermacam-macam. “Sore itu saya menerima WA dari Firly , mengajak membuat cover lagu di You Tube.,” ceritanya.
     “Ini sebuah tantangan, apalagi lagu yang akan dinyanyikan belum aku pahami sama sekali,” ujarnya. Selain itu, lanjut Rindang, yang menjadi tantangan terberat adalah karakter suara masing-masing personil yang berbeda dan sulit untuk disesuaikan.
     Rindang juga mengaku sering melihat tampilan Firly di YouTube,  dan mencoba mengenal lebih dekat pada Kholis melalui performnya agar bisa menyatu saat tampil bersama.
Rindang Zulfikar Syamlan

     Meski memiliki karakter suara yang berbeda, kata Rindang,  masing-masing personil mencoba melepas ego dan akhirnya terbentuk susunan nada yang saling menutupi kekurangan dan paduan vocalnya ketika digabung menjadi alunan nada yang asik.   “Terima kasih teman-teman karena sudah bisa melepas ego masing-masing dan semoga kita tetap bisa mempersembahkan yang terbaik untuk Lumajang,” ujarnya penuh semangat.
    Rindang mengaku suka bernyanyi sejak kecil. Ia sering mendengarkan lagu-lagu yang diputar di mobil orang tuanya. “Yang sering diputar di mobil itu lagu dangdut,” kenangnya. Rindang mengaku tidak pernah menunjukkan kesukaan menyanyi karena orang tuanya ingin menjadikan dirinya seorang pegawai negeri. “Dulu orang tua beranggapan kalau tidak jadi PNS dianggap masih belum sukses. Tentunya saya tidak berani menentang orang tua,” kisanya.
     Rindang yang taat pada kedua orang tuanya ini diam-diam sambil sekolah ingin membuktikan kepada orang tuanya bahwa pekerjaan yang layak itu tidak hanya PNS (Pegawai Negeri Sipil) yang sekarang berubah menjadi Aparatur Sipil Negara atau (ASN). Rindang pun berkarir menjadi seorang pembawa acara berita TV dan sering pula menjadi Master of Ceremonya (MC). Profesi MC dan menyanyi inilah yang kemudian ditekuninya mulai tahun 2006 hingga saat ini sambil bekerja PT. Prima Sejahtera International.

Bio Data Rindang

Nama           : Rindang Zulfikar Syamlan
Lahir             : Lumajang 21 September 1990
Pendidikan   : S1 Manajemen
Stastus         : Beristri dan punya 2 anak lelaki.
Alamat          : Kunir Lor Kec. Kunir Kab. Lumajang


SI BUNGSU KUCING

     Achmad Kholis Ridho,  pemuda jomblo berusia 25 tahun ini adalah anggota termuda dari T-Boys alias si bungsu. Cowok ganteng berperawakan tinggi langsing ini juga punya julukan Kucing. Awalnya waktu sekolah Kholis alias Kucing ini suka usil pada rekan-rekannya.  Ia selalu memanggil temannya sesuai dengan fisiknya. Ada yang dipanggil pesek karena hidungnya pesek, ada yang dipanggil mekrok karena hidungnya melebar, bahkan jika hidungnya pesek dan mekrok dipanggilnya pesok.
Achmad Kholis Ridho

     Teman-temannya pun membalas Kholis dengan sebutan KUCING. Ini karena Kholis tubuhnya kurus dan ceking. ”Jadi Kucing itu berasal dari kata kurus dan  ceking,” kenangnya.
      Kholis mengaku awalnya tidak berkecimpung di dunia tarik suara. Ia memulai karir sebagai MC. “Waktu sekolah saya digembleng dengan pengetahuan presenting dan MC,” jelasnya.
     Selepas SMA ia mengaku sering menerima job sebagai MC. Namun karena tidak punya koneksi maka lebih banyak vakumnya.
     Kesukaannya menyanyi berawal pada tahun 2017. Waktu itu Kholis intens datang ke Semeru FM untuk melihat acara Lesdut, yaitu acara live karaoke dangdut. “Saya gak pernah pulang dari Semeru, ikutan nyanyi bersama ibu-ibu di acara Lesdut,” ujarnya.
     Pada bulan Agustus ada lomba menyanyi di Jarit dan Kholis didaftarkan temannya. “Waktu itu ada yang WA pokoknya kamu tak daftarno, eman kalau gak ikut. Saya menolak karena waktu itu masih KKN,” ujarnya. Uniknya meski dalam keadaan terpaksa dan baru ikut even menyanyi,  ternyata Kholis mendapat juara ke 3.
     Merasa ada bakat di bidang tarik suara, Kholis pun mencoba mengikuti even- even lain. ”November ada even Lumajang Mencari Bintang (LMB)  dan saya lolos  6 besar,” ujarnya bangga.
     Kholis juga pernah masuk nominasi di ajang Bintang Radio yang digelar di Radio Semeru FM. Dari situlah Kholis mulai dikenal dan mulai profesional menjadi penyanyi.
     Saat ditanya oleh Nuris Hamzah, awal mulanya ikut tergabung dalam T-Boys, Kholis mengaku tidak menyangka di-WA oleh Firly. “Sebelumnya serba gak direncanakan, sehingga lagu yang akan dicover pun mengikuti selera pasar,” ujar Kholis sembari menjelaskan mangapa memilih lagu Aisyah sebagai cover lagu T-Boys yang pertama.
     Di acara BBS kemudian diselingi dengan lantunan lagu Aisyah oleh T-Boys dengan iringan petikan gitar Bang Andre. T-Boys saat di BBS ini banyak mendapat reques dari pendengar untuk melantunkan lagu yang dicovernya.
     Selain cover lagu Aisyah,T-Boys juga menelorkan cover lagu keduanya yang berjudul Al Wabaa'. Lagu Al Wabaa’ ini juga dipilih karena melihat situasi dan kondisi saat ini yang sedang dirundung duka karena corona. “Liriknya yang berbahasa arab ada do’a untuk Indonesia. Jadi cocok untuk situsi wabah covid-19 seperti saat ini, ” ujar Kholis.
     Selain lagu-lagu tersebut, T-Boys juga telah mengcover lagu -lagu lain di antaranya Ramadhan Tiba dan Lailahaillallah.
     Kholis sendiri dicap sebagai anggota terlemot dalam hal disiplin waktu.  Setiap take vocal, ia sering datang terlambat dibanding anggota lainnya. Dengan bergurau Kholis mengaku terlambat karena masih mengurusi rumah tangga. Ini menjadi pertanyaan karena Kholis masih belum berumah tangga. “Saya kan ikut rumah tangga ibu,” selorohnya.
     Kholis yang juga seorang guru di salah satu Madrasah Aliyah di Lumajang ini, memberi bocoran jika dalam waktu dekat  T-Boys akan merilis sebuah lagu baru karya dari Rindang.

Biodata Kucing

Nama          :  Achmad Kholis Ridho
Lahir            :  Lumajang 30 Desember 1995
Pendidikan  :  S1 Pendidikan Ekonomi
Profesi         : Tenaga Pengajar di salah satu Madrasah Aliyah di Lumajang
Alamat         : Dawuhan Wetan, Kec.Rowokangkung Kab.Lumajang



RILIS ALBUM SENDIRI
 

     Di akhir acara Kholis berharap agar T-Boys tetap solid, “Senang kalauT-Boys  diapresiasi dan semoga kami bisa mengangkat nama Lumajang,” sahut Firly menimpali harapan yang disampaikan Kholis. Sementara itu Rindang mengatakan, “Di tengah wabah corona ini kita tidak bisa memungkiri semua pekerjaan entertaimen di Lumjang berhenti. Namun hikmahnya kami yang tidak pernah bertemu akhirnya bertemu dan berkumpul,   sehingga kami mendapat keuntungan yang bukan materi, yakni terjalinnya persahabatan,” ujar Rindang.
     Dalam waktu dekat ini T-Boys menurut Rindang akan melibatkan panti asuhan di Lumajang dalam cover lagunya. “Sekaligus kita ingin berbagi dengan anak yatim,” timpal Firly.
     Dalam Acara BBS ini masing-masing personil T- Boys didapuk untuk menyanyi. Firly didapuk menyanyi dangdut , Kholis menyanyi lagu arab berjudul Tabasam, dan Rindang menyanyikan lagu Kekasih Bayangan dengan diiringi petikan gitar Bang Andre. Masing -masing personil ini mendapat apresiasi cukup baik dari pendengar dan bahkan Fery Sinaro sang presenter menyatakan  formulasi personil T-Boys ini tepat.
     Mereka juga mengucapkan terimakasih kepada Mbak Dien atau Dian Surya, yang dikenal sebagai  Emaknyan Artis Lumajang,  yang sering memberi masukan dan mengarahkan T-Boys setiap saat  terutama ketika take vocal di studio. (TEGUH EKAJA).


Posting Komentar

0 Komentar