Lumajang, Suara Semeru – Sebuah truk bermuatan kayu nyaris menabrak petugas kepolisian saat Operasi Patuh Semeru 2026 di cek poin jembatan timbang, Desa Madurejo, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang. Truk tersebut diduga mengalami masalah pada sistem pengereman sehingga membahayakan petugas dan pengguna jalan lainnya.
Kaur Bin Ops Satlantas Polres Lumajang, Ipda Suprapto,
mengatakan insiden itu terjadi ketika petugas hendak menghentikan truk untuk
pemeriksaan. Petugas berhasil menghindar sehingga tabrakan tidak terjadi.
“Jadi, itu bukan rem blong, tapi remnya kurang pakem. Kita
imbau agar diperbaiki dulu,” kata Suprapto.
Saat pemeriksaan, petugas juga menemukan dokumen kendaraan
berupa bukti pembayaran pajak kendaraan dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK)
yang telah habis masa berlakunya.
Atas temuan tersebut, petugas mengamankan truk untuk
mencegah kendaraan kembali beroperasi dalam kondisi yang berpotensi
membahayakan keselamatan lalu lintas.
“Truknya kita amankan karena berpotensi membahayakan
pengguna kendaraan lain jika dibiarkan jalan,” ujarnya.
Suprapto menjelaskan, penindakan dalam Operasi Patuh Semeru
2026 di lokasi tersebut difokuskan pada kendaraan angkutan barang. Petugas
tercatat telah menindak empat kendaraan angkutan barang selama operasi
berlangsung.
“Jadi, fokus penindakan terhadap kendaraan angkutan barang,”
ungkapnya.
Penindakan tersebut dilakukan untuk memastikan kendaraan
angkutan barang memenuhi persyaratan administrasi dan kelayakan teknis sebelum
digunakan di jalan raya. (yon)

0 Komentar