Lumajang, Suara Semeru - Penguasaan pemasaran digital menjadi salah satu keterampilan penting bagi pemuda untuk mengembangkan usaha lokal di tengah persaingan bisnis dan perubahan perilaku konsumen. Melalui pemanfaatan teknologi digital, pelaku usaha muda diharapkan mampu memperluas jangkauan pasar, meningkatkan daya saing produk, sekaligus menciptakan lapangan kerja.
Sekretaris Daerah Kabupaten Lumajang Agus Triyono
menyampaikan hal tersebut saat menghadiri Pelatihan Wirausaha Muda Digital
Marketing bertema “Dari Usaha Lokal Menuju Pasar Digital” di Hall Aston Inn,
Rabu (14/10/2026).
Menurut Agus, keberhasilan sebuah usaha tidak hanya
ditentukan oleh kualitas produk, tetapi juga kemampuan pelaku usaha membangun
identitas merek, menyusun konten promosi yang menarik, dan menjaga kepercayaan
konsumen.
“Persaingan usaha saat ini semakin ketat. Karena itu, pemuda
harus mampu menghadirkan produk berkualitas, membuat konten yang menarik, serta
membangun kepercayaan konsumen. Pemasaran digital bukan sekadar mengejar
viralitas, melainkan tentang strategi, kepercayaan, dan keberlanjutan usaha,”
kata Agus.
Ia mengatakan, teknologi digital perlu dimanfaatkan secara
produktif untuk memperkuat kemandirian ekonomi generasi muda. Pemuda,
lanjutnya, tidak hanya perlu mempersiapkan diri untuk memasuki dunia kerja,
tetapi juga didorong untuk membangun usaha dan membuka peluang kerja bagi masyarakat.
Agus juga mengingatkan bahwa strategi promosi harus
diimbangi dengan kualitas produk, legalitas usaha, pelayanan yang baik, dan
integritas dalam menjalankan bisnis. Menurut dia, jangkauan promosi yang luas
tidak akan cukup untuk mempertahankan pelanggan apabila tidak disertai mutu
produk dan pelayanan yang konsisten.
“Promosi dapat mendatangkan pembeli, tetapi kualitas dan
kepercayaanlah yang membuat mereka kembali. Karena itu, pelaku usaha muda harus
menjaga mutu produk, memberikan pelayanan terbaik, menjalankan usaha secara
jujur, serta terus membangun jejaring dan kolaborasi,” ujarnya.
Dorong kemandirian wirausaha muda
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Lumajang
Zainur Rofik mengatakan, pelatihan tersebut merupakan salah satu upaya mendorong
kemandirian pemuda dalam berwirausaha.
Keterampilan pemasaran digital dinilai dapat membantu
generasi muda mengembangkan potensi usaha, meningkatkan daya saing, dan
memanfaatkan peluang ekonomi yang muncul seiring perkembangan teknologi.
“Melalui pelatihan ini, kami ingin mendorong pemuda agar
terus mengasah keterampilan, mengembangkan kreativitas dan inovasi, serta
memiliki keberanian untuk membangun usaha secara mandiri. Harapannya, generasi
muda tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang
usaha yang memberikan manfaat bagi perekonomian masyarakat,” kata Zainur.
Pelatihan tersebut diikuti 44 peserta dari kalangan pemuda.
Para peserta diharapkan dapat menerapkan keterampilan yang diperoleh untuk
mengembangkan usaha masing-masing, mulai dari memperkenalkan produk melalui
media digital, membangun hubungan dengan konsumen, hingga memperluas jangkauan
pemasaran.
Pemanfaatan pemasaran digital diharapkan dapat membuka
peluang bagi produk lokal Lumajang untuk menjangkau konsumen yang lebih luas.
Namun, upaya tersebut tetap membutuhkan konsistensi dalam menjaga kualitas,
kreativitas dalam promosi, serta kejujuran dalam membangun hubungan dengan
pelanggan.
Dengan penguatan keterampilan digital yang disertai kualitas
produk dan tata kelola usaha yang baik, pemuda Lumajang diharapkan tidak hanya
mampu meningkatkan daya saing usahanya, tetapi juga berkontribusi terhadap
pertumbuhan ekonomi daerah.(har)

0 Komentar