Lumajang, Suara Semeru - Pemerintah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menangani ruas Jalan Rowokangkung–Kalipepe sepanjang kurang lebih 6 kilometer. Pekerjaan peningkatan jalan tersebut menggunakan anggaran APBD sebesar Rp10.925.466.750.
Pekerjaan ditargetkan rampung pada pertengahan Desember
2026. Penanganan dilakukan untuk memperbaiki kondisi permukaan jalan yang
sebelumnya mengalami gelombang.
Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR)
Kabupaten Lumajang, Heri Kurniawan, mengatakan pekerjaan dilaksanakan berdasarkan
metode kerja dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.
“Pekerjaan dilakukan sesuai metode kerja dan spesifikasi
teknis. Kami berharap hasilnya nanti dapat memberikan kualitas jalan yang baik
dan manfaatnya bisa dirasakan masyarakat,” ujar Heri, Rabu (7/10/2026).
Menurut Heri, kualitas pekerjaan menjadi salah satu
perhatian selama proses pembangunan. Pengawasan dilakukan oleh konsultan
pengawas eksternal dan asisten Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dari
internal Dinas PUTR.
“Di lokasi pengerjaan ada konsultan pengawas secara
eksternal, kemudian asisten PPTK secara internal. Jadi pekerjaan terus kita
pantau agar pelaksanaannya sesuai dengan ketentuan,” katanya.
Pekerjaan peningkatan jalan tersebut memiliki nilai kontrak
Rp10.925.466.750 dan dilaksanakan oleh CV Alfatirena Persada Konstruksi.
Heri mengatakan pengawasan tidak berhenti setelah pekerjaan
fisik selesai. Setelah memasuki masa pemeliharaan, kondisi jalan akan kembali
diperiksa untuk memastikan hasil pekerjaan sesuai dengan ketentuan dalam
kontrak.
“Ketika sudah selesai masa pemeliharaan, akan kita cek
kembali sudah baik atau sesuai dengan kondisi yang ditentukan dalam kontrak,”
ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat turut menjaga infrastruktur yang
telah dibangun. Menurut dia, keberlanjutan manfaat pembangunan jalan
membutuhkan kepedulian bersama dari pemerintah dan masyarakat.
“Kami berharap masyarakat bisa sama-sama menjaga dan
memiliki rasa memiliki terhadap hasil pembangunan ini,” tuturnya.
Penanganan ruas Rowokangkung–Kalipepe diharapkan dapat
meningkatkan kualitas akses jalan sekaligus mendukung kelancaran mobilitas
masyarakat. Perbaikan tersebut juga diharapkan menunjang aktivitas sosial dan
ekonomi warga yang memanfaatkan jalur tersebut.
Dengan panjang penanganan sekitar 6 kilometer, pekerjaan ini
ditujukan untuk memberikan kondisi jalan yang lebih baik bagi pengguna setelah
seluruh pekerjaan diselesaikan sesuai spesifikasi teknis dan ketentuan kontrak.(har)

0 Komentar