Lumajang, Suara Semeru — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) memperkuat fasilitasi sarana pertanian bagi kelompok tani untuk mendukung perawatan tanaman, terutama di tengah musim kemarau berkepanjangan.
Kepala Bidang Hortikultura DKPP Kabupaten Lumajang, Hendra
Suwandaru, mengatakan sejumlah sarana pertanian yang disiapkan meliputi
obat-obatan pertanian, pestisida nabati, asam humat, hingga pupuk NPK.
Menurutnya, obat-obatan pertanian dan pestisida nabati dapat
dimanfaatkan untuk membantu mengendalikan gangguan tanaman. Sementara itu, asam
humat dan pupuk NPK diberikan sebagai bagian dari dukungan terhadap pemenuhan
kebutuhan tanaman.
Fasilitasi tersebut dapat dimanfaatkan kelompok tani untuk
mendukung perawatan tanaman, memenuhi kebutuhan pertanian, serta melakukan
pengendalian apabila ditemukan gangguan pada tanaman.
“Sepanjang sesuai SOP, kelompok tani mengajukan melalui
kelompoknya, nanti kami fasilitasi. Termasuk kalau diperlukan gerakan
pengendalian secara massal,” kata Hendra, Rabu (16/9/2026).
Ia menjelaskan, dukungan sarana pertanian tersebut menjadi
tambahan bagi petani dalam menjaga kondisi tanaman selama menghadapi musim
kemarau yang berlangsung berkepanjangan.
Perhatian khusus diberikan terhadap komoditas cabai rawit
dan cabai merah besar. Kedua komoditas tersebut dinilai membutuhkan pengelolaan
lebih intensif selama musim kemarau.
“Yang penting bagaimana kita bersama-sama menjaga tanaman
melalui pengendalian dan pemenuhan kebutuhan pertaniannya,” pungkasnya. (yon)

0 Komentar