JOGOYUDAN CARNIVAL, WADAH KREATIVITAS WARGA YANG IKUT GERAKKAN EKONOMI LOKAL

 

Lumajang, Suara Semeru - Kreativitas warga tak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan sekaligus menggerakkan ekonomi lokal. Semangat itu terlihat dalam Jogoyudan Carnival yang digelar di Kelurahan Jogoyudan, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang, Sabtu (22/8/2026) malam.

Bupati Lumajang Indah Amperawati bersama Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma hadir menyaksikan kegiatan tersebut. Beragam kostum, atraksi, dan kreativitas warga ditampilkan dalam carnival yang disambut antusias masyarakat.

Warga tampak memadati lokasi untuk menyaksikan rangkaian pertunjukan sekaligus mendukung peserta yang tampil.

Indah mengapresiasi kekompakan dan kreativitas masyarakat Jogoyudan yang dinilainya mampu menghidupkan lingkungan melalui kegiatan bersama.

“Warga Jogoyudan ini luar biasa. Saya bersama Mas Wabup hadir untuk menyaksikan langsung Jogoyudan Carnival. Ini kelurahan yang heboh, masyarakatnya kreatif dan sangat kompak,” ujar Indah.

Menurut dia, kegiatan yang digerakkan masyarakat dapat menjadi ruang bagi warga untuk berkarya sekaligus mempererat hubungan sosial. Proses persiapan hingga pelaksanaan kegiatan juga menjadi wadah tumbuhnya semangat gotong royong.

Indah turut memberikan apresiasi kepada panitia, tokoh masyarakat, pemuda, dan seluruh warga yang terlibat dalam penyelenggaraan carnival.

“Pemerintah Kabupaten Lumajang menyambut baik dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, tokoh masyarakat, serta para pemuda kreatif Kelurahan Jogoyudan yang telah bekerja keras tanpa kenal lelah,” katanya.

Dorong ekonomi warga

Selain menjadi bagian dari peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Jogoyudan Carnival dinilai memiliki potensi ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Meningkatnya jumlah pengunjung selama kegiatan dapat membuka peluang bagi pelaku UMKM, pedagang kecil, jasa fotografi, perajin, serta berbagai usaha lain yang tumbuh di sekitar lokasi acara.

“Ini bukan sekadar hiburan tahunan atau konvoi kostum yang megah. Di dalamnya ada kebangkitan ekonomi kreatif, solidaritas warga, dan penguatan identitas budaya lokal. Budaya bertumbuh, ekonomi warga pun ikut terangkat,” ujar Indah.

Menurutnya, geliat ekonomi tersebut menunjukkan bahwa kegiatan di tingkat lingkungan dapat memberikan manfaat lebih luas jika dikelola secara kreatif dan melibatkan banyak pihak.

Kegiatan warga juga dapat menjadi ruang interaksi sekaligus sarana promosi produk lokal. Dengan demikian, kreativitas yang dibangun bersama tidak berhenti pada pertunjukan, tetapi dapat menciptakan peluang ekonomi bagi masyarakat.

Kekompakan jadi kekuatan

Sementara itu, Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma menilai kekompakan dan keguyuban menjadi kekuatan utama masyarakat Jogoyudan dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut.

“Kelurahan Jogoyudan ini kompak dan guyub. Masyarakatnya luar biasa, semangatnya juga luar biasa. Mudah-mudahan kebersamaan seperti ini terus terjaga,” ujar Yudha.

Ia berharap semangat masyarakat dalam memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI terus diwujudkan melalui kegiatan-kegiatan positif dengan tetap menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama.

“Kalau warga kompak, banyak hal baik yang bisa kita kerjakan bersama. Semangat seperti ini yang harus terus dijaga,” katanya.

Jogoyudan Carnival menjadi contoh bahwa perayaan kemerdekaan di tingkat kelurahan dapat berkembang menjadi ruang bagi warga untuk menyalurkan kreativitas, memperkuat gotong royong, sekaligus membuka peluang ekonomi.

Ketika masyarakat bergerak bersama, kegiatan yang berawal dari lingkungan tempat tinggal pun dapat memberikan manfaat yang lebih luas.(har)


Posting Komentar

0 Komentar