GUNUNG SEMERU ERUPSI DELAPAN KALI, KOLOM LETUSAN CAPAI 1,2 KILOMETER

Lumajang, Suara Semeru — Aktivitas vulkanik Gunung Semeru meningkat pada Jumat (14/8/2026) pagi. Gunung setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu tercatat mengalami delapan kali erupsi dalam kurun sekitar enam jam.

Erupsi pertama terjadi pukul 00.24 WIB. Selanjutnya, letusan tercatat pada pukul 01.13 WIB dengan tinggi kolom sekitar 700 meter di atas puncak dan pukul 01.24 WIB setinggi sekitar 600 meter.

Erupsi kembali terjadi pukul 04.38 WIB dan 04.57 WIB, namun visual letusan tidak teramati. Aktivitas kemudian meningkat pada pukul 05.15 WIB ketika kolom letusan mencapai 1,2 kilometer di atas puncak, atau sekitar 4.876 mdpl.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto, mengatakan kolom abu berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang mengarah ke selatan. Erupsi masih berlangsung saat laporan dibuat.

Letusan berikutnya terjadi pukul 05.25 WIB dengan tinggi sekitar 800 meter dan pukul 05.40 WIB setinggi sekitar 700 meter di atas puncak. Kolom abu pada kedua erupsi juga mengarah ke selatan.

“Saat laporan itu dibuat, erupsi Gunung Semeru masih berlangsung,” kata Liswanto dalam laporan tertulis.

Gunung Semeru saat ini masih berstatus Level III atau Siaga. Masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga 13 kilometer dari puncak.

Masyarakat juga dilarang beraktivitas dalam radius 500 meter dari tepi sungai atau sempadan sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena kawasan tersebut berpotensi terdampak perluasan awan panas dan aliran lahar hingga 17 kilometer dari puncak.

Erupsi beruntun ini menjadi penanda bahwa aktivitas Semeru masih tinggi. Warga diminta mematuhi rekomendasi keselamatan dan tidak memasuki zona rawan yang telah ditetapkan. (har)


Posting Komentar

0 Komentar