BHABINKAMTIBMAS YOSOWILANGUN LOR TURUN KE SAWAH, IKUT PANEN JAGUNG PETANI

Lumajang, Suara Semeru — Bhabinkamtibmas Desa Yosowilangun Lor, Polsek Yosowilangun, Aipda Luki Jemi Hendrik, S.H., M.H., turun langsung ke lahan pertanian dan ikut memanen jagung bersama pemerintah desa serta masyarakat.

Kegiatan berlangsung di lahan pertanian Dusun Jombang, Desa Yosowilangun Lor, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, Minggu (16/8/2026). Kehadiran polisi di tengah aktivitas petani menjadi bagian dari pendampingan untuk mendorong ketahanan pangan di tingkat desa.

Aipda Luki bersama Sekretaris Desa Yosowilangun Lor Linda Hauliq, Kasi Pemerintahan Didik, Kepala Dusun Jombang Nonok Sapto, Kepala Dusun Krajan sekaligus Ketua HIPPA Al Burhan Nur, serta sejumlah warga terlibat langsung dalam proses panen.

Luki mengatakan, tugas Bhabinkamtibmas tidak sebatas menjaga keamanan dan ketertiban. Pendampingan terhadap kegiatan produktif masyarakat, termasuk sektor pertanian, juga menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan dengan warga.

“Sebagai Bhabinkamtibmas, kami tidak hanya hadir ketika ada persoalan kamtibmas. Kami juga berupaya mendampingi masyarakat dalam kegiatan positif, termasuk sektor pertanian dan ketahanan pangan,” kata Luki.

Menurutnya, sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menopang kebutuhan pangan sekaligus perekonomian masyarakat. Karena itu, produktivitas lahan perlu terus dijaga agar hasil pertanian memberikan manfaat bagi petani dan masyarakat sekitar.

Selain ikut panen, Luki juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdialog langsung dengan petani dan perangkat desa. Sejumlah kondisi serta kebutuhan masyarakat di sektor pertanian menjadi bahan komunikasi untuk dikoordinasikan dengan pihak terkait.

“Dengan turun langsung ke lapangan, kami bisa mengetahui kondisi masyarakat sekaligus membangun komunikasi yang lebih dekat. Jika ada kendala atau persoalan, bisa segera dikoordinasikan,” ujarnya.

Ia mendorong masyarakat agar terus mengoptimalkan potensi pertanian desa dan menjaga produktivitas lahan secara berkelanjutan. Sinergi antara petani, pemerintah desa dan kepolisian dinilai penting agar program ketahanan pangan tidak berhenti pada kegiatan seremonial.

“Yang terpenting adalah bagaimana hasil pertanian bisa terus berkembang dan memberikan manfaat bagi warga,” kata Luki.

Proses panen berlangsung lancar. Jagung yang telah memasuki masa panen dipetik dan dikumpulkan secara bersama-sama di lahan Dusun Jombang.

Bagi kepolisian, keterlibatan langsung dalam aktivitas warga juga menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi sekaligus menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

“Kami berharap hasil pertanian masyarakat semakin baik dan produktivitas petani terus meningkat. Kepolisian akan terus mendukung kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (yon)


Posting Komentar

0 Komentar