Lumajang, Suara Semeru - Prestasi membanggakan kembali lahir dari generasi muda Kabupaten Lumajang. Robbidzaka Al Kamaluddin, santri Madrasah Diniyah (Madin) AS Sakinah, Kelurahan Ditotrunan, berhasil meraih Juara I kategori Murattal wal Imla' Putra pada Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) III Kabupaten Lumajang 2026. Capaian tersebut sekaligus mengharumkan nama Desa Kebonsari, Kecamatan Sumbersuko, sebagai daerah asalnya.
Persaingan dalam ajang yang mempertemukan santri-santri
terbaik dari berbagai kecamatan itu berlangsung ketat. Namun, Kamal—sapaan
akrab Robbidzaka Al Kamaluddin—mampu tampil menonjol berkat lantunan ayat suci
Al-Qur'an yang tartil, penguasaan tajwid yang baik, serta kemampuan imla' yang
dinilai unggul oleh dewan juri. Konsistensi penampilannya sejak awal hingga
akhir menjadi faktor utama yang mengantarkannya ke podium tertinggi.
Atas prestasi tersebut, Kamal menerima trofi juara,
sertifikat penghargaan, uang pembinaan, serta voucher umrah senilai Rp5 juta.
Penghargaan itu menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan kesungguhannya dalam
mendalami Al-Qur'an.
Kamal mengaku bersyukur atas pencapaian tersebut. Ia menilai
keberhasilannya merupakan hasil dari doa kedua orang tua, bimbingan para ustaz
dan ustazah di Madrasah Diniyah AS Sakinah, serta dukungan keluarga dan
masyarakat Desa Kebonsari.
"Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa meraih juara
ini. Prestasi ini bukan hanya untuk saya, tetapi juga untuk kedua orang tua,
guru-guru, madrasah, dan masyarakat yang selalu memberikan dukungan. Semoga ini
menjadi penyemangat bagi saya untuk terus belajar dan memperbaiki bacaan
Al-Qur'an," ujarnya.
Ia berharap prestasi tersebut dapat memotivasi para santri
dan generasi muda lainnya untuk semakin mencintai Al-Qur'an serta tidak ragu
mengasah kemampuan melalui berbagai ajang kompetisi. Menurutnya, setiap
kesempatan merupakan ruang untuk belajar, berkembang, dan menunjukkan potensi
terbaik.
Keberhasilan Kamal turut mendapat apresiasi dari Kepala Desa
Kebonsari, Fathur Rohman. Ia menilai capaian tersebut menjadi bukti bahwa
generasi muda desa memiliki potensi besar untuk berprestasi apabila mendapatkan
pembinaan dan dukungan yang berkelanjutan.
"Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi Desa Kebonsari.
Semoga keberhasilan Kamal dapat menginspirasi anak-anak dan remaja lainnya
untuk terus belajar, berprestasi, serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam
kehidupan sehari-hari," kata Fathur.
Prestasi Kamal tidak hanya menjadi kemenangan pribadi,
tetapi juga mempertegas bahwa madrasah diniyah memiliki peran strategis dalam
mencetak generasi Qurani yang berkarakter, berprestasi, dan mampu mengharumkan
nama daerah di tingkat kompetisi. (yon)

0 Komentar