POLISI MENYAPA PETANI, MENJAGA HARAPAN DARI HAMPARAN JAGUNG TEMPURSARI

 

Lumajang, Suara Semeru — Hamparan jagung yang mulai menghijau di Dusun Tempurejo, Desa Tempurejo, Kecamatan Tempursari, Jum'at (24/7/2026), menjadi saksi kehadiran anggota Polsek Tempursari yang turun langsung menemui para petani. Di tengah terik matahari dan semilir angin yang menerpa ladang, percakapan hangat antara polisi dan petani mengalir, membahas harapan akan panen yang lebih baik sekaligus upaya menjaga ketahanan pangan nasional.

Kehadiran polisi kali ini bukan untuk penegakan hukum semata. Mereka datang membawa semangat pendampingan, mendengarkan berbagai persoalan yang dihadapi petani, mulai dari kondisi tanaman hingga tantangan menjaga produktivitas di tengah dinamika sektor pertanian.

Kapolsek Tempursari, IPTU Sukirno, S.H., mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam mendukung sektor pertanian merupakan bagian dari komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional yang menjadi salah satu prioritas pemerintah.

"Anggota kami hadir bukan hanya untuk memantau kondisi tanaman, tetapi juga memberikan dukungan moral kepada para petani. Kami ingin mereka merasakan bahwa negara hadir melalui Polri untuk mendampingi dan memberi semangat agar terus produktif," ujarnya, pada Sabtu (25/7/2026).

Bagi Polsek Tempursari, menjaga ketahanan pangan tidak hanya berarti memastikan tanaman tumbuh dengan baik. Lebih dari itu, membangun kedekatan dengan masyarakat menjadi investasi sosial yang mampu memperkuat ketahanan desa, baik dari sisi ekonomi maupun keamanan.

Dialog yang berlangsung di sela-sela pemantauan lahan menjadi ruang bagi petani menyampaikan berbagai aspirasi. Hubungan yang terbangun diharapkan mampu menciptakan kolaborasi yang lebih erat antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan di sektor pertanian.

Menurut IPTU Sukirno, sinergi antara petani dan aparat menjadi modal penting dalam mewujudkan swasembada pangan sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

"Melalui pendekatan yang humanis, kami ingin memastikan para petani merasa didampingi, dilindungi, dan memiliki mitra untuk berdiskusi. Ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama, dan Polri siap menjadi bagian dari ikhtiar tersebut," katanya.

Kegiatan pemantauan berlangsung aman dan lancar. Kehadiran anggota Polsek Tempursari di tengah hamparan jagung disambut positif oleh warga. Bagi para petani, perhatian yang diberikan bukan sekadar kunjungan rutin, tetapi menjadi suntikan semangat untuk terus mengolah lahan demi menjaga ketersediaan pangan.

Di balik hamparan jagung yang terus tumbuh, tersimpan harapan akan panen yang melimpah. Dan di antara barisan tanaman itu pula, Polri berupaya menegaskan bahwa menjaga ketahanan pangan bukan hanya tugas petani, melainkan kerja bersama yang membutuhkan kolaborasi semua pihak. (yon)


Posting Komentar

0 Komentar