Lumajang, Suara Semeru - Mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berdaya saing membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pendidikan anak usia dini tidak hanya menjadi tanggung jawab lembaga pendidikan, tetapi juga memerlukan dukungan keluarga, masyarakat, organisasi mitra, serta pemerintah.
Hal tersebut disampaikan Bunda PAUD Kabupaten Lumajang, Dewi
Natalia Yudha Adji Kusuma, pasca membuka Gebyar PAUD Kabupaten Lumajang Tahun
2026 di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Lumajang, Sabtu 6 juni 2026.
Menurut Dewi Natalia, keberhasilan penyelenggaraan
pendidikan anak usia dini yang berkualitas merupakan hasil kolaborasi yang
harmonis antara orang tua, tenaga pendidik, dan seluruh pihak yang memiliki
kepedulian terhadap tumbuh kembang anak.
“Keberhasilan menghadirkan layanan PAUD yang berkualitas dan
melahirkan anak-anak yang hebat merupakan hasil kerja bersama dari seluruh
pihak yang terlibat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, keluarga merupakan lingkungan pertama dan
utama dalam pembentukan karakter anak. Sementara itu, guru berperan sebagai
pendamping yang membantu mengembangkan kemampuan, kreativitas, dan potensi anak
selama berada di lingkungan pendidikan.
Di sisi lain, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk
memastikan tersedianya layanan pendidikan yang berkualitas, inklusif, serta
ramah anak.
Menurutnya, kolaborasi yang kuat menjadi modal penting dalam
mempersiapkan generasi masa depan yang mampu menghadapi berbagai perubahan dan
tantangan zaman.
“Sinergi antara keluarga, guru, organisasi mitra, dan
pemerintah perlu terus diperkuat agar anak-anak mendapatkan dukungan terbaik
dalam proses tumbuh kembangnya,” kata Dewi Natalia.
Ia menilai Gebyar PAUD Kabupaten Lumajang menjadi momentum
strategis untuk mempererat kerja sama seluruh pemangku kepentingan dalam
membangun ekosistem pendidikan anak usia dini yang berkualitas dan berpihak
pada kebutuhan anak.
Melalui sinergi yang semakin erat, Kabupaten Lumajang terus
berupaya menyiapkan generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan siap menjadi
bagian dari Generasi Emas Indonesia 2045.(har)

0 Komentar