INPRES JALAN DAERAH JADI PENGUNGKIT EKONOMI, BUPATI LUMAJANG DORONG KONEKTIVITAS SENTRA PRODUKSI HINGGA DESA

Lumajang, Suara Semeru – Pemerintah Kabupaten Lumajang menilai Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah menjadi penguat pembangunan konektivitas wilayah yang berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. Infrastruktur jalan dinilai tidak hanya memperlancar mobilitas, tetapi juga mempercepat distribusi hasil pertanian, perkebunan, perikanan, hingga membuka akses menuju kawasan wisata.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengatakan Lumajang sebagai daerah yang ditopang sektor pertanian, perkebunan, perikanan, dan pariwisata membutuhkan jaringan jalan yang memadai agar aktivitas ekonomi masyarakat dapat berkembang lebih optimal.

"Konektivitas jalan menjadi faktor penting untuk mendukung mobilitas masyarakat sekaligus memperlancar distribusi hasil produksi dari desa menuju pasar maupun pusat perdagangan," ujar Bupati yang akrab disapa Bunda Indah, Jumat (26/6/2026).

Menurutnya, arahan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan jalan daerah sebagai penopang aktivitas ekonomi masyarakat menjadi dorongan bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas infrastruktur sesuai kebutuhan dan prioritas pembangunan.

Ia menegaskan, jalan yang baik memiliki peran strategis dalam menghubungkan sentra produksi dengan jaringan distribusi yang lebih luas. Dampaknya tidak hanya meningkatkan efisiensi distribusi barang dan jasa, tetapi juga memperkuat daya saing produk lokal serta mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi baru.

Selain menopang sektor ekonomi, pembangunan jalan juga memberikan manfaat sosial. Akses yang semakin baik memudahkan masyarakat memperoleh layanan pendidikan, kesehatan, hingga pelayanan pemerintahan.

"Pembangunan jalan bukan sekadar membangun infrastruktur fisik, tetapi merupakan investasi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat," katanya.

Bunda Indah menambahkan, bagi masyarakat pedesaan, jalan merupakan akses utama menuju sekolah, fasilitas kesehatan, tempat kerja, hingga pengembangan usaha. Karena itu, pemerataan konektivitas wilayah tetap menjadi prioritas pembangunan daerah.

Sejalan dengan semangat Inpres Jalan Daerah, Pemerintah Kabupaten Lumajang terus melakukan peningkatan infrastruktur secara bertahap dengan menyesuaikan kemampuan fiskal daerah dan skala prioritas. Langkah tersebut ditempuh agar pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan memberikan manfaat jangka panjang.

Ia menjelaskan, program Inpres Jalan Daerah tahun 2025 telah merealisasikan peningkatan ruas Tempeh–Kunir. Sementara pada 2026, pemerintah daerah mengusulkan penanganan lanjutan ruas Tempeh–Pasrujambe guna memperkuat keterhubungan antarwilayah sekaligus mendukung kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat.

Menurutnya, percepatan pembangunan infrastruktur tidak dapat dilakukan sendiri oleh pemerintah kabupaten, melainkan membutuhkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah daerah.

"Jalan yang baik bukan hanya mempermudah transportasi, tetapi juga meningkatkan produktivitas, menekan biaya distribusi, dan membuka peluang lahirnya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di berbagai wilayah," tegasnya.

Melalui penguatan konektivitas yang dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Lumajang berharap manfaat pembangunan semakin merata hingga ke pelosok desa, sekaligus memperkuat daya saing ekonomi daerah yang bertumpu pada potensi lokal. (yon)


Posting Komentar

0 Komentar