PEMKAB LUMAJANG DORONG KOPERASI DAN UMKM NAIK KELAS DI TENGAH TEKANAN GLOBAL

 


Lumajang, Suara Semeru - Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan kembali posisi koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai penopang utama ekonomi rakyat. Di tengah ketidakpastian ekonomi global, sektor ini dinilai harus diperkuat agar mampu bertahan sekaligus berkembang.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menyatakan koperasi dan UMKM memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan ekonomi masyarakat, terutama di level lokal yang paling terdampak perubahan ekonomi.

“Koperasi dan UMKM adalah tulang punggung ekonomi rakyat. Di tengah tantangan global saat ini, sektor ini harus semakin kuat, modern, dan mampu beradaptasi,” ujar Indah usai membuka Musyawarah Daerah Dekopinda Lumajang 2026 di Pendopo Arya Wiraraja.

Menurut dia, perubahan ekonomi yang berlangsung cepat menuntut pelaku usaha tidak sekadar bertahan. Transformasi diperlukan, mulai dari pengelolaan usaha hingga pemanfaatan teknologi digital.

Pemerintah daerah, kata Indah, telah menyiapkan empat fokus kebijakan untuk memperkuat sektor ini. Pertama, percepatan digitalisasi koperasi dan UMKM melalui pemanfaatan platform e-commerce, marketplace, dan sistem pembayaran non-tunai guna memperluas akses pasar.

Kedua, peningkatan akses permodalan lewat kolaborasi dengan lembaga keuangan. Skema yang didorong antara lain pemanfaatan Kredit Usaha Rakyat (KUR), dana bergulir daerah, serta pembiayaan yang lebih inklusif bagi pelaku usaha kecil.

Ketiga, peningkatan kapasitas dan inovasi melalui pelatihan berkelanjutan. Materinya mencakup manajemen usaha, pengemasan produk, penguatan merek, hingga standardisasi mutu seperti sertifikasi halal dan Standar Nasional Indonesia (SNI).

Keempat, penguatan jaringan pemasaran dengan membuka akses koperasi dan UMKM ke rantai pasok industri serta mendorong partisipasi dalam pameran berskala nasional dan internasional.

“Empat fokus ini menjadi arah kebijakan agar koperasi dan UMKM tidak hanya bertahan, tetapi benar-benar naik kelas, modern, dan berdaya saing,” kata Indah.

Ia menekankan, kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan zaman menjadi kunci agar koperasi dan UMKM tidak tertinggal, terutama dalam menghadapi persaingan pasar yang kian terbuka dan berbasis teknologi.

Melalui langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Lumajang berharap koperasi dan UMKM dapat menjadi motor penggerak ekonomi yang lebih tangguh, inovatif, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan di daerah.(har)

Bottom of Form

 

 

 


Posting Komentar

0 Komentar