BUPATI TEKANKAN PENTINGNYA INTEGRITAS DAN NILAI KETUHANAN

Lumajang, Suara Semeru – Sebuah dialog sederhana pada tahun 2008 menjadi titik balik perjalanan politik Bupati Lumajang, Indah Amperawati.

Kala itu, ia mengajukan pertanyaan mendasar kepada kakaknya, almarhum Syahrazad Masdar, terkait motivasi menjadi Bupati Lumajang. Jawaban yang disampaikan sang kakak rupanya melampaui ekspektasinya, yang saat itu menjabat sebagai Kepala Dinas Pengelola Keuangan.

“Almarhum menyampaikan, ‘Saya ingin meletakkan dasar-dasar pemerintahan yang baik di Kabupaten Lumajang ini, tidak ada yang lain,’” kenang Bunda Indah.

Menurutnya, jawaban tersebut awalnya terasa sederhana untuk sebuah perjuangan politik yang penuh pengorbanan. Namun, seiring waktu, gagasan itu berkembang menjadi konsep tata kelola pemerintahan yang lebih mendalam melalui disertasi doktoral Syahrazad Masdar, yang dikenal dengan teori Tiga Dimensi.

Dimensi pertama adalah Ketuhanan, yang menekankan pentingnya nilai spiritual sebagai landasan moral bagi setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menjalankan tugas. Nilai ini diharapkan menjadi benteng integritas dalam membangun pemerintahan yang bersih dan berkeadilan.

Perjalanan Syahrazad Masdar terhenti pada tahun pertama periode keduanya setelah wafat. Kepergian tersebut menjadi refleksi mendalam bagi Indah Amperawati bahwa membangun fondasi pemerintahan yang baik bukanlah hal mudah.

Kesadaran itulah yang kemudian mendorongnya untuk maju dalam kontestasi Pilkada 2024. Meski sempat dihadapkan pada pertanyaan skeptis dari sang anak terkait besarnya biaya politik, ia tetap teguh pada komitmennya untuk melanjutkan cita-cita membangun pemerintahan yang berintegritas dan berlandaskan nilai ketuhanan. (har)


Posting Komentar

0 Komentar