Lumajang, Suara Semeru - NS (13), siswi kelas VIII MTs Negeri 1 Lumajang yang menjadi korban proyektil nyasar, akhirnya menjalani operasi pengangkatan benda asing di RSUD dr. Haryoto Lumajang. Pascaoperasi, kondisi korban dilaporkan terus membaik dan direncanakan segera diperbolehkan pulang.
Pelaksana Tugas Wakil Direktur Pelayanan RSUD dr. Haryoto
Lumajang, Yanna Susanti, mengatakan operasi terhadap korban dilakukan pada Rabu
4 Februari 2026, sekitar pukul 18.40
WIB. Proses operasi berjalan lancar karena kondisi korban relatif stabil.
“Operasinya sebentar, kondisi korban juga stabil
pascaoperasi. Jika tidak sampai infeksi, kemungkinan saat ini sudah boleh pulang,”
ujar Yanna pada Jum`at 6 Februari 2026.
Yanna menjelaskan, luka akibat benda asing tersebut
berukuran sekitar satu sentimeter. Luka berada di paha kiri korban, tepatnya di
bagian atas lutut sisi depan. Dari hasil pemeriksaan, benda asing tersebut
sempat teraba di sisi luar paha.
“Lukanya di paha sisi dalam dan benda asingnya itu terasa di
sisi paha luar,” katanya.
Menurut Yanna, korban pertama kali datang ke Instalasi Gawat
Darurat (IGD) dalam kondisi sadar dan masih dapat berjalan meski tertatih.
Petugas medis kemudian melakukan observasi lanjutan, termasuk pemeriksaan
sinar-X.
“Dari hasil X-ray, lukanya berada di atas tulang. Alhamdulillah,
semua aman. Korban juga sadar terus selama perawatan,” ujarnya.
Sebelumnya, NS diduga menjadi korban peluru nyasar saat
berada di lingkungan sekolah. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu 4 Februari 2026
sekitar pukul 10.00 WIB, saat jam istirahat.
Ketika kejadian, korban berada di koridor lantai dua MTsN 1
Lumajang dan sedang berkumpul bersama teman-temannya di area asrama sekolah.
Tiba-tiba, korban merasakan nyeri hebat pada paha kiri, yang belakangan
diketahui disebabkan oleh proyektil yang bersarang di kakinya.
Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan penelusuran
terkait asal proyektil yang melukai korban.(yon)

0 Komentar