Lumajang, Suara Semeru - Pemerintah Kabupaten Lumajang mengedepankan perlindungan dan tanggung jawab bersama dalam kebijakan relokasi warga terdampak aktivitas Gunung Semeru.
Bupati Lumajang, Indah Amperawati, memimpin dialog terbuka
dengan masyarakat di Balai Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, yang dihadiri
Forkopimda.
Bunda Indah menjelaskan relokasi bertujuan memberikan tempat
tinggal yang lebih aman dan menyiapkan dukungan mulai dari penyediaan lahan
hingga pembangunan hunian tetap. Bagi warga yang memilih tetap tinggal di
lokasi lama, pemerintah memfasilitasi surat pernyataan sebagai bentuk kejelasan
administrasi.
Pendekatan ini menekankan keterbukaan, partisipasi, dan
sosialisasi persuasif agar masyarakat memahami risiko dan manfaat relokasi.
Lokasi baru tidak jauh dari kawasan asal, sehingga aktivitas sosial dan ekonomi
tetap terjaga.
“Sinergi antara pemerintah, Forkopimda, desa, dan warga
diharapkan mempercepat mitigasi sambil menjaga situasi kondusif,” tegasnya.
Pemkab Lumajang berkomitmen menjalankan kebijakan relokasi
secara humanis, partisipatif, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat.
(yon)

0 Komentar