Lumajang, Suara Semeru - Menutup rangkaian akhir tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Lumajang menggelar Istighotsah dan Doa Bersama di Pendopo Arya Wiraraja, Rabu malam 31 Desember 2025. Kegiatan tersebut menjadi ikhtiar spiritual sekaligus ruang refleksi bersama dalam menyongsong tahun baru.
Istighotsah
dihadiri Bupati Lumajang Indah Amperawati (Bunda Indah), Wakil Bupati, jajaran
Forkopimda, kepala perangkat daerah, alim ulama, serta pimpinan organisasi
kemasyarakatan. Kehadiran berbagai unsur ini mencerminkan semangat kebersamaan
dan persatuan masyarakat Lumajang.
Dalam
sambutannya, Bunda Indah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang hadir
dan memanjatkan doa bersama. Ia menegaskan bahwa doa bersama bukan sekadar
seremonial, melainkan fondasi moral dan spiritual dalam menghadapi tantangan
pembangunan dan kehidupan.
Bupati
Lumajang juga mengimbau masyarakat untuk mengisi pergantian tahun dengan
kegiatan bernilai ibadah serta menghindari euforia berlebihan, seperti petasan
dan kembang api, sebagai bentuk empati kepada warga yang terdampak bencana
alam.
Menurutnya,
momentum akhir tahun harus dimaknai dengan kepedulian dan kepekaan sosial. Ia
juga mendoakan para korban bencana agar diberikan kekuatan dan ketabahan,
seraya menekankan pentingnya solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Lebih
lanjut, Bunda Indah berharap kegiatan istighotsah dan doa bersama menjadi
bagian dari ikhtiar batin dalam mewujudkan Lumajang yang aman, damai, dan
sejahtera, sekaligus menjadi sarana evaluasi bagi aparatur pemerintah agar
meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Kegiatan
diakhiri dengan tausiyah oleh Haji As’at Malik, Bupati Lumajang periode
2015–2018, yang mengajak jamaah memperkuat keimanan, meningkatkan rasa syukur,
dan menjadikan setiap ujian kehidupan sebagai sarana mendekatkan diri kepada
Allah SWT.
Istighotsah
dan doa bersama berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan, menjadi penutup
tahun 2025 yang sarat makna bagi Kabupaten Lumajang. ( hari )

0 Komentar